Difabel dan Yura Yunita yang Lembut Hati

0
391

Oleh: Dera Sofiarani

[Bandung, 5 Mei 2019] Yura Merakit Konser yang dilaksanakan di Balai Sarbini Jakarta, menjadi salah satu konser musik yang turut menyedot banyak perhatian dari kalangan artis papan atas di antaranya adalah Tompi, Gleen Fredly, Vidi Aldiano, dan masih banyak lagi. Konser yang bertemakan Merakit adalah sebuah mimpi besar, dan ternyata berkisah dari perjalanan Yura Yunita dalam mengarungi manis-pahit hidupnya selama kurang lebih tiga tahun. Yura menuangkan semua kisahnya melalui sembilan lagu yang dia tulis dengan dukungan dari sahabat-sahabatnya.

Salah satu alasan yang bisa membuat Yura Yunita bangkit adalah, saat dirinya bernyanyi dan mengunjungi BRSPDSN Wyata Guna (dulu PSBN Wyataguna) pada bulan puasa tahun lalu. Yura mengatakan bahwa saat itu Yura ingin menangis melihat semangat dan antusias dari teman-teman difabel netra yang ternyata menghafal semua lagu Yura. Semenjak dari itu, Yura mulai untuk bangkit dan mengajak beberapa teman-teman difabel netra untuk berkolaborasi pada lagu yang berjudul Merakit, yang juga dijadikan nama album kedua dari Yura Yunita.

Ternyata semua kisah dan pengalaman yang Yura alami bersama teman-teman difabel netra menjadikan Yura Yunita lebih bersyukur atas apa yang diberikan oleh Tuhan. Dari sini lah bisa kita petik sebuah pelajaran bahwa Tuhan akan menentukan orang yang pantas untuk dijadikan perantara yang tepat mengenalkan bahwa difabel itu bukan orang-orang yang lemah, namun orang dengan different ability justru menjadi penguat untuk semua orang.

Saat diwawancarai mengenai bagaimana penilaian Yura Yunita terhadap respon teman-teman difabel netra, Yura mengatakan bahwa dirinya sangat mengagumi kebersamaan yang ada pada mereka semua, dari sini lah kita bisa memberikan pemahaman yang lebih baik kepada khalayak umum tentang bagaimana kehidupan difabel yang dilihat dari berbagai sisi. Yura juga mengatakan jika nanti diberikan kesempatan untuk bisa berkolaborasi bersama lagi, maka dia akan bersenang hati kembali mengajak teman-teman difabel.