Yura Yunita Menggunakan Bahasa Isyarat dalam Lagunya

0
295

Oleh: Dera Sofiarani[

[Bandung, 24 Mei 2019] Setelah sukses berkolaborasi dengan teman-teman difabel netra di acara Yura Merakit Konser, yang dilaksanakan pada 25 April lalu, ternyata penyanyi yang memiliki suara khas itu tak hentinya berkarya secara inklusi. Karena itu lah keberadaan kelompok minoritas (dalam hal ini difabel) bisa terangkat ke permukaan. Bahwa inklusi sosial adalah nilai yang jangan dipadamkan, termasuk dalam dunia seni-estetika.

Terbukti tak berapa lama Yura Yunita sukses melaksanakan konsernya di Balai Sarbini, Jakarta, saat ini nama Yura Yunita semakin dikenal oleh publik dengan kembali berkolaborasi bersama teman tuli sekaligus aktivis difabel tuli di Indonesia yang sering dipanggil Bunda Galuh.

Baca juga: Difabel dan Yura Yunita yang Lembut Hati

Dengan membuat video lagu Merakit yang dinyanyikan oleh Yura menggunakan bahasa isyarat, sukses membuat kekaguman pada semua orang atas video ini. Dalam menyanyikan lagu dengan menggunakan bahasa isyarat ternyata berbeda dengan bahasa isyarat yang digunakan sehari-hari oleh teman-teman tuli, memang ada teknik khusus supaya pesan dari lagu Merakit ini bisa sampai kepada mereka, ungkap Yura.

Yura membuktikan bahwa bukan hanya karya lagu yang ia buat dan menjadi trending topic di masyarakat, namun pada kehidupan nyata yang ia jalani juga ikut mencerminkan bahwa dirinya sangat peduli dengan teman-teman difabel. Pesan itu yang perlu disampaikan mengingat situasi belakangan, makna kasih sayang sesama manusia seolah pudar, mengeras dalam perseteruan dua kutub. Upaya membunyikan pesan kasih sayang sesama memang sedang perlu-perlu nya untuk mendamaikan bangsa ini.

Baca juga:  Program Inklusi Sosial PBB

Pesan kepedulian dan kasih sayang Yura kepada difabel seharusnya bisa dijadikan sebagai contoh, bukan hanya untuk semua public figure tetapi, untuk semua masyarakat dari semua golongan bahwa hidup seharusnya menjadi sebuah cerminan toleransi, bukan untuk saling jatuh-menjatuhkan. Harus saling merangkul, bukan memukul.

Semua masyarakat tentunya ingin menjadikan bangsa ini kelak menjadi bangsa yang ramah difabel. Dan Yura adalah cerminan dari sebuah karakter kepedulian antar sesama.

Dalam video klip lagu Merakit dengan bahasa isyarat, Yura tampak cantik dengan busana hitam, dan rambutnya yang terurai. Sebuah kolaborasi apik dengan Bunda Galuh yang juga tampak anggun.

Tonton videonya di sini: Video Klip Merakit, Bahasa Isyarat