Widyawisata ke Cikao Water Park

0
218

Oleh: Pandu Galih Prakoso

[Bandung, 5 Mei 2019] Di kala sang mentari pagi telah terbit, kicau burung dan kokok ayam telah memberikan semangat pagi bagi peserta yang akan mengikuti agenda rutin tahunan. Widyawisata Rekresional Group 2019 BRSPDSN Wyata Guna kali ini dilaksanakan di Cikao Water Park, Purwakarta. Para peserta sudah siap berkumpul di gedung auditorium tepat pukul 07.30 WIB dengan jumlah keseluruhan peserta siswa dan pegawai yang mengikuti adalah 190 orang.

Cikao Water Park tepat berada di Kabupaten Purwakarta dengan fasilitas kolam renang yang cukup banyak pilihan. Pengunjung dimanjakan lewat alas rumput sintetis, selain kolam berpasir pantai dan mandi busa yang paling diminati, pengunjung juga bisa menikmati kolam yang cukup besar dengan efek gelombang layaknya ombak di pantai, diiringi musik remix.

Hisyam Cholil selaku Kasi Resos BRSPDSN Wyata Guna Bandung mengatakan “Kegiatan ini bertujuan agar seluruh siswa dan pegawai saling terintegrasi serta bisa refreshing untuk menghilangkan kejenuhan dan ini bagian dari terapi rehabilitasi sosial.” Selain berenang, peserta yang hadir di sana mengikuti fun games, dinamika kelompok, serta bernyanyi bersama untuk menjaga kekompakan, yang telah dipersiapkan dan dirancang oleh panitia.

Baca juga: Widyawisata Difabel Netra di Pantai Ujung Genteng

“Seru, asik, rame, dan panas tapi waktunya cuma sebentar jadi belum sempat mencoba semua kolam yang lainnya, tidak sempat foto-oto di tempat yang keren-keren” ujar Yuniarti Saadah, siswa dari kelas barista. Adapun siswa dari kelas musik, Ari Kemala mengatakan kesannya, “Alhamdulillah, asik, karena sudah lama tidak berenang, tapi saya harap rekreasi kedepannya bisa ke tempat lebih bagus dan setara dengan pegawai yang pembinaan ke Lombok.”

Peserta dari kelas shiatsu, Loveita Uki Damayanti memberikan testimoninya, “Menyenanngkan karena bisa refreshing dan berkumpul dengan teman-teman. Dan kedepannya bisa memilih-milih tempat yang lebih baik lagi seperti ke alam yang sejuk karena yang totally blind lebih ke feeling“.