Venezuela Membentuk Dewan Difabel

0
491
Foto: https://venezuelanalysis.com

Oleh: Barr

[Bandung, 16 November 2018] Keterwakilan kelompok difabel di Venezuela secara khusus telah terwujud meski sebelumnya kelompok difabel secara demokratis mendapatkan saluran aspirasinya. Dewan Kepresidenan sudah dibentuk setelah ada dorongan kuat dari organisasi sosial. Dewan yang terdapat di Venezuela bukanlah anggota dewan namun sebuah lembaga resmi Negara yang berada di tiap distrik dan Negara bagian dalam rangka membangun partisipasi aktif dari arus bawah.

Pada bulan Desember 2014, Presiden Nicolas Maduro mengumumkan bahwa
pemerintah Venezuela telah menyetujui pembentukan dewan nasional baru untuk difabel
dalam upaya mengokohkan perjuangan menghilangkan stigma.

Presidential Council for People with Disabilities
(Dewan
Kepresidenan untuk Penyandang Disabilitas) dibentuk untuk memperkuat
partisipasi dalam urusan negara dan masyarakat, serta meningkatkan kesadaran
dan menghapuskan diskriminasi terhadap difabel di seluruh negeri.

Dalam beberapa bulan terakhir, Venezuela telah mencoba untuk memenuhi kebutuhan komunitas difabel di negara itu. Di Negara bagian Zulia sudah membuat 55 komite tingkat kota untuk para difabel. Zulia adalah salah satu dari tiga Negara bagian dengna populasi difabel terbanyak. Mark Azuaje, koordinator komite di Zulia, menakankan bahwa tujuannya untuk membuat komite difabel di setiap dewan komunitas di seluruh Negara bagian.

Awal tahun 2015, Venezuela mengeluarkan undang-undang baru yang
mengatakan 5 persen karyawan perusahaan wajib mempekerjakan difabel. Produk hukum
itu diambil karena untuk memastikan agar kaum majikan (pemilik perusahaan)
tidak dapat mengelak atau menolak mempekerjakan difabel. Undang-undang itu juga
mencoba memastikan bahwa orang-orang dari komunitas difabel dapat menikmati
kemampuan penuh dan otonom dari kapasitasnya,”
dan mampu menyediakan kebutuhan keluarga mereka dengan baik.

Menurut laporan independen, Venezuela juga telah melembagakan program
kesehatan tingkat lanjut, yang berfokus pada kebutuhan difabel, dan telah
memperluas akses mereka ke pendidikan. Presiden Venezuela juga mengumumkan persetujuan
pembentukan Dewan Kepresidenan untuk orang lanjut-usia.

Dewan Kepresidenan di Venezuela dibuat berdasarkan saran dari organisasi
sosial yang selama ini telah melakukan penelitian agar kebijakan ini representatif
bagi populasi komunitas. Ada pembentukan dua dewan baru yang diumumkan bergabung
dengan tujuh Dewan Kepresidenan lainnya yaitu: Dewan Perempuan, Dewan Budaya, Dewan
Masyarakat Adat, Dewan Komunitas, Dewan Kelas Pekerja, Dewan Pemuda &
Petani, dan Dewan Nelayan.