Tentang Kami

Maraknya pemberitaan berbagai kejadian di era keterbukaan sudah bukan lagi hal yang luar biasa. Berbagai kejadian sangat privat sampai yang di luar nalar, hilir-mudik di sosial-media dengan akses sangat mudah. Semua peristiwa akan mudah disaksikan dengan memiliki gawai atau komputer jinjing yang terhubung internet.

Namun ada hal yang menjadi keresahan, yang senantiasa menggerogoti dinding pemikiran kami, manakala informasi dan berbagai pemberitaan tidaklah sesuai harapan dalam kepentingan diseminasi pengetahuan tentang disabilitas.

Berdasarkan kesimpulam bersama, kami berkomitmen membentuk suatu media yang memiliki kekhasan, perspektif, dan menjadi saluran keresahan penyandang disabilitas. Khusus mengangkat isu-isu yang menyangkut disabilitas secara detail, komprehensif, seimbang dan objektif. Maka pada 11 Agustus 2018, kawan-kawan disabilitas, bersama praktisi hukum, dan pegiat jurnalis bersepakat membentuk media online Newsdifabel.com.

Media ini terlahir atas upaya kawan-kawan disabilitas yang memiliki persamaan gagasan dan cita yaitu memberikan pemahaman dan informasi kepada masyarakat luas mengenai isu disabilitas. Kami memahami bahwa individu disibilitas memiliki kemampuan berbeda-beda, dari mulai kemampuan untuk komunikasi, bersosialisasi, fotografi, komputer, dan kemampuan menggunakan teknologi informasi maka, atas dasar kesamaaan visi, tergagaslah suatu media dengan melibatkan disabilitas netra, rungu, wicara, daksa serta kawan-kawan non disabilitas yang memiliki kemampuan jurnalistik, bahu-membahu membangun Newsdifabel.com.

Seperti yang kami sampaikan di awal, bahwa setiap jalan yang ditempuh pasti ada ujung, setiap lautan yang diarungi pasti ada tepi, tak mungkin apabila kita berbuat sesuatu jika tak ada tujuannya. Persoalan yang sering kami jumpai dari penyandang disabilitas adalah malu, dan kekosongan saluran aspirasi. Dibentuknya Newsdifabel.com tentu untuk mengatasi persoalan tersebut dengan merangkul, mengajak berdaya, menyosialisasikan berbagai aktivitas dan kemampuan kawan-kawan disabilitas. Tujuannya agar keberadaan penyandang disabilitas dapat diakui sebagai manusia yang memiliki kesamaan hak dan kewajiban di tengah-tengah masyarakat sebagai makhluk sosial tanpa adanya diskriminasi. 

Konsep Newsdifabel.com adalah kerja bersama, setara, egaliter, semua gagasan dibahas bersama, tak ada yang merasa paling unggul. Kemampuan dan ilmu harus dibagi-bagi seperti udara, sehingga, cita-cita memberikan informasi yang edukatif, terutama tentang cara pandang negara dan masyarakat terhadap kaum disabilitas, dari yang tadinya objek pembangunan menjadi subjek pembangunan, bisa terwujud. Membangun sebuah wacana bahwa negara akan berkembang dan maju apabila kaum disabilitas sudah sejahtera, bisa melaksanakan tugas-tugas sebagai warga-negara tanpa adanya hambatan dan diskriminasi. Kami bersyukur bahwa hari ini masih bisa bermimpi tentang keadaan bumi pertiwi tempat dimana kaum disabilitas berpijak, setidaknya kami masih memiliki harapan sebagai kawula alit yang hidup di tengah-tengah bumi manusia ini.

Dengan hadirnya Newsdifabel.com ini, semoga bisa turut serta memberikan sumbangsih pemikiran bagi keberlangsungan roda pembangunan di republik yang kita tinggali. Tentu kami terbuka dengan kritik dan saran, karena dengan itulah dinamika mendapatkan syaratnya untuk terus memperbaiki kapasitas kami sehingga kami berani bermimpi bahwa Newsdifabel.com bisa setaraf dengan media-media besar lain, selain bermakna edukasi dan diseminasi gagasan, dalam setali-tiga-uang menjadi bermanfaat secara ekonomis bagi kawan-kawan.

Kami meyakini, dimana ada keinginan di situ ada jalan, dan dimana ada jalan di situlah ada harapan. Tuhan tidak akan merubah keadaan dan nasib suatu kaum kecuali kaumnya sendiri yang berusaha mengubahnya. Kami setuju dengan ungkapan bahwa proses tidak pernah mengkhianati hasil. Maknanya, hasil berbanding lurus dengan usaha kita. 

Lalu tentang pertanyaan apakah Newsdifabel.com bisa berjalan sesuai harapan atau justru batang cita-cita akan keropos digerogoti rayap keraguan yang menghantui pikiran setiap individu?

Pertanyaan itu kami kira bisa ditepis karena, dari hasil kesimpulan kami, setidaknya di lingkungan disabilitas, hampir semua memberikan impresi positif, dan dukungan yang besar untuk Newsdifabel.com.

Tentu di tahap embrio ini perlu penataan internal agar seluruh potensi sumber daya manusianya bisa menjadi sebuah ekosistem sehat dalam tubuh Newsdifabel.com. Saling topang, bersimbiosis-mutualis.

Kelak, Newsdifabel.com diharapkan bisa tertata tidak hanya berkualitas tapi juga bisa terus menjadi sumber informasi, pengetahuan, referensi bacaan dengan tetap menjunjung kode etik jurnalistik, sesuai dengan UU Pers.

Kita harus tak lelah-lelahnya bersedia diuji oleh waktu dan dinamika. Ujian itu akan menghasilkan kesimpulan apakah Newsdifabel.com sanggup bertahan dengan cadasnya perkembangan arus informasi dan kemajuan teknologi ataukah terlibas perkembangan itu. Batu uji atas daya tahan terhadap perubahan itu adalah semangat, konsistensi, ketulusan. Dan, yang terpenting, harus selalu luwes berlayar di atas gelombang perubahan. Inovatif.

Memang, waktu yang akan menjawab, tapi hari ini, telah ada upaya dari sekelompok disabilitas membangun dan mewarnai lembaran sejarah, menuliskan tinta perjuangan bagi kesetaraan disabilitas di tengah peradaban umat manusia. 

Salam kesetaraan, salam anti diskriminasi.

Terima kasih.