Spirit Difabel bagi Kaum Selebritas

0
284
Yura Yunita bersama empat siswa tunanetra dari PSBN Wyata Guna dalam acara konser launching album "Merakit" di Gandaria City Mall, Jakarta Selatan (Foto: Yadi)

Oleh: Latipah

[Bandung, 12 Oktober 2018] Album ke-2 Yura Yunita yang bertajuk “Merakit” akhirnya dirilis Jumat (21/9) lalu. Dalam album “Merakit” ini, terdapat satu lagu dengan judul sama yakni “Merakit” dibuat bersama seorang anak tunanetra yang berasal dari Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Wyata Guna, Bandung. Yura mengaku memiliki pengalaman yang paling berkesan dengan lagu tersebut.

“Di lagu Merakit ini aku juga kolaborasi dengan
teman-teman tunanetra, dan itu benar-benar
bikin semangat banget, sih,” jelas perempuan bernama asli Yunita Rachman tersebut.

Yura mengaku salut dengan perjuangan mereka
yang memiliki keterbatasan ini.

“Mereka dengan keterbatasannya masih berani menggapai mimpi. Kita justru yang dikasih kesempurnaan, kadang-kadang masih suka ngeluh. Tapi, dengan adanya mereka tuh energinya bener-bener luar biasa besar, dan selama proses rekaman, semuanya nangis yang ada di studio,” tambah penyanyi didikan Glenn Fredly ini.

Yura bertemu dengan teman-teman disabilitas netra pada Ramadan
lalu. Pertemuannya itu menjadi salah satu sumber inspirasi pembuatan lagu saat
dirinya tidak memiliki ide.

“Di bulan puasa itu, aku lagi drop, buntu ide, dan
banyak masalah. Saat aku datang ke Wyata Guna, justru temen-temen tunanetra itu
senang banget aku dateng, dan hafal banget
semua lagu aku. Mereka bilang ingin sekali jadi penyanyi seperti aku yang bebas
berkarya,” cerita finalis The Voice Indonesia 2013 itu.

Yura meneteskan air mata saat salah seorang anak
tunanetra meminta foto bersama dengan dirinya. Merasa bingung karena
keterbatasan penglihatan yang dimiliki anak tersebut, Yura lantas bertanya
untuk apa fotonya nanti.

“Dia bilang ke aku kalau enggak apa-apa dia gak bisa
lihat, yang penting di handphone-nya
ada foto aku. Wah, di situ aku langsung nangis,” ujar pelantun Cinta dan Rahasia ini.

Mengetahui bahwa bernyanyi adalah impian dari anak
tunanetra tersebut, Yura segera merencanakan dan melangsungkan rekaman lagu
bersama teman dengan disabilitas netra.

Dengan dirilisnya album Yura Yunita ini, maka keberadaan teman-teman disabilitas netra yang memiliki kemampuan untuk bernyanyi dapat tersalurkan dan disuguhkan di tengah-tengah penikmat industri musik Indonesia. 

Selain menyalurkan karakter artistik, keberadaan difabel sejatinya memiliki peran menginspirasi, memberi semangat, dan menghidupkan lagi jiwa-jiwa yang sedang kehilangan orientasi. Senada dengan proses album “Merakit” yang dirasakan oleh penyanyi bersuara emas ini.

Dilansir dari: CNN Indonesia.