Syaikh Ali Jaber dalam Kenangan ITMI

0
516

Penulis: Indra Rukmana  

Newsdifabel.com — Kabar duka datang dari umat Islam. Salah satu ulama terbaik kelahiran Madinah itu meninggal dunia. Syaikh Ali Saleh Ali Jaber kelahiran tahun 1976 itu mengembuskan nafas terakhir pada Kamis, 14 Januari 2021 jam 8.30 WIB di salah satu rumah sakit di ibukota Jakarta karena sakit.

Keluarga besar Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia pun turut kehilangan sosok ulama kharismatik itu. “Kami merasa kehilangan atas kepergian beliau, beliau ramah dan baik, serta banyak ikut andil kegiatan difabel netra khususnya kegiatan yang diadakan oleh ITMI, salah satunya ketika turut membagikan Al-Qur.’an digital braille bagi difabel netra di wilayah Jawa, Sumatera juga Kalimantan.” ujar Yudi Yusfar selaku Ketua Umum PP ITMI saat dihubungi Newsdifabel.com via telpon (14/1).

“Sebutulnya ada program lain semasa beliau masih hidup yaitu umroh tunanetra yang diadakan tahun 2018 itu, ada 10 difabel netra. Juga kegiatan langsung menghadirkan beliau di Yogyakarta tahun 2016 saat kegiatan Musyawarah Dewan Pleno Nasional (MDPN) DPP ITMI. Beliau ikut mendukung pendanaan, juga turut membagikan Al-Qur.’an digital braille kepada para peserta yang hadir di kegiatan MDPN tersebut.” tambah pria asal Banten itu.

Yudi menambahkan keterangannya bahwa “Saat kegiatan Musyawarah Nasional ITMI ke IV tahun 2019 di kota Cimahi pun ikut hadir langsung di tempat Munas dan memberikan tausiah. Awal kenal dengan Syaikh Ali Jaber adalah melalui teman-teman ITMI Jakarta, dari segala bentuk kegiatan yang diadakan oleh yayasan beliau. Lalu melebar ke Jawa Barat, Jawa Tengah, juga daerah lain.”

Yudi Berharap, “Semangat beliau harus jadi contoh dalam mendakwahkan islam, dan juga bagi para penghafal Al-Qur.’an, teruskan dalam menghafal.

Salah satu pengurus ITMI kabupaten Cirebon pun ikut merasa kehilangan sosok beliau. “Kita telah kehilangan imam besar ahli Qur.’an di Indonesia, semoga ada penerusnya baik keturunannya, maupun murid yang pernah dididiknya.” ujar Lamsu (50) pengurus bidang ketenagakerjaan ITMI Kab. Cirebon.

Saat berbincang dengan Newsdifabel.com via voice chat, Lamsu mengatakan pernah bertemu langsung dengan Syaikh Ali Jaber saat pelaksanaan Munas ITMI 2019 lalu.

Sambil menahan derasnya air mata, Lamsu turut mendoakan kepergian beliau, “Mudah-mudahan Allah Swt. meninggikan derajatnya lebih tinggi dan berikan ulama sebagai penerus dakwah beliau di Indonesia, kami khususnya tunanetra muslim ikut kehilangan atas kepergian Syaikh Ali Jaber.”

Lamsu berpesan, “Jadikan ilmu yang disampaikan beliau kepada kita untuk bekal kelak menghadap sang Illahi, dan semoga kelak dari kalangan difabel netra lahir sosok penerus yang mendakwahkan seperti yang pernah dijalankan oleh Syaikh Ali Jaber.