Quentin Kenihan Tutup Usia

0
377

Oleh: Barr

[Bandung, 30 Desember 2018] Penulis, aktor, dan pengacara disabilitas Australia itu sudah purna tugas dalam memperjuangkan disabilitas. Kenihan adalah seorang penghibur sekaligus pengacara disabilitas Australia Selatan yang memiliki osteogenesis imperfecta tulang di tubuhnya.

Penulis, pembuat film, dan aktor film yang sehari-harinya berada di atas kursi roda juga memiliki serial televisi di Channel 10, berakting dalam film Mad Max: Fury Road (2015). Dia baru-baru ini berencana memulai masuk dunia politik menjadi anggota dewan Kota Adelaide pada pemilihan bulan November 2018 lalu. Aktor Russell Crowe mengatakan dia sangat terpukul dengan hilangnya “teman kecil”-nya.

Dalam ciutan twitter-nya, Russel Crowe mengatakan, “Berita yang menghancurkan. Teman kecilku, laki-laki paling berani yang pernah kutemui kini pergi. Kami akan bertemu lagi… @qkenihan.” Di antara wawancaramu, bukumu, pertunjukanmu, film kecilmu… sungguh kehidupan yang kreatif dan produktif. Banyak cinta, lanjut Russel dalam twit-nya.

Mantan rekan kerja dan teman Kenihan, Ian Kissock, mengatakan kepada ABC bahwa Kenihan tidak dapat diselamatkan kembali pada hari Sabtu setelah ia awalnya kesulitan bernapas.

“Aku melihatnya kemarin sore; dia baik-baik saja,” kata Kissock. “Lalu aku bisa menghubungi Kennihan lewat telepon, akku menanyakan apakah aku bisa datang menengok dan memakai topengnya. Ketika aku tiba, Kenihan sudah pergi jauh.”

“Quentin itu unik. Dia memiliki selera humor yang fantastis. Dia memiliki pikiran yang cemerlang.

“Dia telah melakukan segalanya; dia ada di TV, dia berada di atas panggung, dia berada di film-film besar. Untuk seorang pria yang memiliki disabilitas berat, dia sangat fenomenal karena dia bisa melakukan semua hal ini.”

Filip Odzak mengatakan kehidupan Kenihan didedikasikan untuk melakukan advokasi bagi para penyandang disabilitas, dan mengatakan warisannya itu (pembelaan terhadap disabilitas) “tahan lama dan berdampak”.

“Dia berkeliling dunia dan mencapai hal-hal yang tidak dapat dilakukan oleh orang yang memiliki jasmani berbeda dengannya,” katanya. “Dia memiliki kecerdasan yang tajam dan selera humor yang tinggi. Kami tertawa tentang semuanya, itu selalu membangkitkan semangat.”

Organisasi Federasi Disabilitas Australia mengatakan, Kenihan akan selalu dikenang karena “advokasi yang tak kenal lelah untuk para disabilitas.”

Penulis Eddie White mengatakan dia hancur mendengar kematian partnernya. “Kau melakukan hal-hal dengan cara yang benar, dan keuletan, dan kehangatanmu tidak akan pernah dilupakan. Tenang saja Super Q,” tulisnya.

Jurnalis Lousie Pascale memberi komentar tentang Kenihan: “kolega dan sahabat yang hebat”. “Kami sangat beruntung telah ditinggalkan warisan kerja dan semangat yang begitu besar,” kicaunya dalam Tweeter. “Jangan khawatir Q, aku akan terus berjuang, melawan, dan melakukan hal-hal baik, dan aku tahu kau akan berada di sana bersamaku.”