Puisi: Cinta Dalam Diam

0
488
Karya: Basela
 

Cinta Dalam Diam

Aku yang menyapamu lewat kalbu,
karena kata selalu bisu.
Aku yang titipkan rindu lewat desir angin,
karena bibir tak mampu berbisik.
Aku yang tak mampu berpaling
dari keberadaanmu yang tiada.
Aku yang merasa bak kuntum bunga,
darimu yang seperti mentari.
Aku yang mulai merindu
tutur santunmu saat menyapa.

Aku yang mulai memuja,
saat kau mengemas dunia dengan canda.
Aku yang mulai mencinta tanpa kata karena tak sanggup bicara.

Lalu sampai kapan?
Entah!
Perlukah kautahu?
Kurasa tak perlu.
Aku cukup bahagia,
saat kita tergelak bersama.
Tanpa romantisme yang penuh kepalsuan.
Tanpa larik-larik puisi cinta yang penuh dusta.

Aku yang mengagumimu dalam diam,
utuh tak tersentuh.