Pembuat Film Oscar Memuji Kemajuan Difabel

0
556

Penulis: Kidung Libertha

Newsdifabel.com – Kali ini, Oscar akan menampilkan pesaing film terbaik tentang seorang drummer tuli, film dokumenter yang mengeksplorasi hippie camp untuk remaja difabel, dan film pertama yang dibintangi oleh aktor difabel netra-tuli.

Ini adalah langkah maju untuk perwakilan difabel di Hollywood, kata pembuat film yang dinominasikan industry media kelas dunia, Agence France-Presse. Hingga saat ini, produser Tinseltown “belum melakukan tugas dengan sangat baik, tetapi mereka tahu itu, kami membuat mereka menyadarinya,” kata aktor peraih nominasi pendukung Sound of Metal, Paul Raci, yang dibesarkan oleh orang tua difabel tuli.

Pada tahun 1948, Jane Wyman, seorang aktris tuli, memenangkan Oscar atas perannya sebagai perempuan difabel tuli di Johnny Belinda – Raci. Kemajuan berikutnya datang pada tahun 1987 ketika Marlee Matlin, seorang difabel tuli memenangkan Academy Award sebagai aktris terbaik dalam film Children of a Lesser God.

Namun, hingga saat ini, kondisi difabel masih saja menjadi pengecualian dalam dunia film bahkan ketika Hollywood sedang membuat sebuah lompatan batasan agar para pembuat film membangun konten inklusif, kesetaraan ras, dan kesetaraan tanpa memandang orientasi seksual.

Doug Roland, sutradara film pendek nominasi Oscar, Feeling Through, menceritakan naskahnya yang terinspirasi oleh pertemuan ketika dini hari dengan seorang laki-laki buta-tuli yang sedang menyeberang jalan di New York. Dia memerankan aktor pertama kali sebagai Robert Tarango, orang tuli pertama dengan peran utama dalam film-filmnya. Matlin sendiri bergabung sebagai produser eksekutif, dan film tersebut sekarang masuk dalam lima nominasi Oscar.

Tetapi representasi difabel adalah perjuangan yang berat dalam dunia peran karena bisa sangat berliku untuk membenahi paradigma penuh prasangka pada difabel. Hambatan lain bagi para aktor difabel adalah akses ke lokasi syuting. Perangkat dan lokasi tidak selalu dilengkapi infrastruktur yang aksesibel.

Pada bulan April, Amy Poehler dan Naomie Harris menandatangani surat terbuka kepada studio film ternama untuk mendesak mereka mempekerjakan difabel sebagai pekerja tetap yang akan membantu mencari peluang bagi bakat difabel lainnya dan memastikan perekruitan yang lebih inklusif.

Dalam upaya untuk mengubah arah Hollywood, aktor Nic Novicki pada 2013 meluncurkan program kompetisi film yang menggunakan setidaknya satu kru atau anggota pemeran difabel, yang kini menjadi Easterseals Disability Film Challenge.

Film dari produksi perusahaan milik Barack dan Michelle Obama adalah “….salah satu film paling inklusif dan indah yang saya ingat,” tutur Novicki, memuji sutradara James Lebrecht, pengguna kursi roda seumur hidup yang lahir dengan spina bifida. “Populasi difabel adalah minoritas-besar di dunia, tetapi sangat kurang terwakili bahkan pada perhelatan Piala Oscar 2021.” Novicki mengakhiri.