NPCI Pusat Menyelenggarakan Pelatihan Wasit Catur

1
432
Foto: Muslim

Oleh: Barra |

[Bandung, 6 September 2018] Hiruk-pikuk Asian Games 2018 sudah berakhir dengan acara penutupan yang diklaim panitia sebagai penutupan terbaik sepanjang Asian Games dihelat. Indonesia menorehkan sejarah baru perolehan medali. Setelah Asian Games, sekarang giliran Asian Para Games untuk kompetisi penyandang disabilitas yang diselenggarakan 6- 13 Oktober 2018 di Jakarta. 

Perhelatan Asian Para Games 2018 tidak akan dilewatkan begitu saja oleh NPCI Pusat dengan menyelenggarakan acara National Technical Officials (NTO) Course Chess dengan didukung oleh Asian Paralympics Committee. Menurut keterangan Muslim Abidin, salah satu peserta, mengatakan kepada Newsdifabel.com, ‘NPCI mengadakan penataran untuk jadi wasit Fide bertempat di Hotel Swiss Bell Inn, Kemayoran, Jakarta, selama 3 hari.’

Fide adalah akronim dari Federation Internationale des Echecs (bahasa Perancis), yang berarti Federasi Catur Dunia. Organisasi skala dunia yang membidangi permainan di atas papan berjumlah 64 kotak itu didirikan pada 24 Juli 1924.

Lanjut Muslim, ‘Acara yang diikuti lebih dari 60 peserta diselenggarakan selama 3 hari. Penataran atau pelatihan ini bertujuan menambah pengetahuan wasit lokal untuk menjadi wasit internasional, dan jika ada turnamen di luar negeri, dari kita bisa menjadi wasit di sana.’

Acara upgrade kemampuan semacam ini harus sering diadakan terutama untuk disabilitas seperti Muslim Abidin. Di atas kursi roda, Muslim lebih lanjut memaparkan tentang materi pelatihan. ‘Materinya seputar catur saja, contohnya, bagaimana cara menghitung Elo Rating, menentukan buah hitam-putih rokade yang benar, illegal move, dan etika bermain catur. Pematerinya berasal dari Malaysia dan Indonesia,’ tutur Muslim.