NPCI Kota Bandung Dilibatkan dalam Pembuatan Orphic Games

0
119

Oleh: Sri Hartanti

 

[Bandung, 11 September 2020] Memberi ruang gerak baru pada para atletnya, Adik Fachroji, Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bandung menerima kerjasama dengan pihak Ultimate Organizer dalam bentuk pembuatan video klip di musik video orphic. Dituliskan pihak Ultimate Organizer dalam pengajuan surat kerjasamanya, orphic merupakan salah satu virtual event yang diadakan di tengah pandemi untuk menghubungkan personal dan personal tanpa melanggar imbauan pemerintah.

Disampaikan Adik, bentuk kerjasama pembuatan video yang akan digunakan dalam sebuah gim seperti gagasan Ultimate Organizer memang terbilang kali pertama dilakukan. Ia juga mengatakan perlu menyosialisasikan keberadaan masyarakat difabel, termasuk para atlet kepada masyarakat umum dalam bentuk yang lain selama itu hal yang positif.

“Kita juga perlu menyosialisasikan keberadaan kita pada masyarakat umum. Semoga dengan keadaan ini difabel Kota Bandung bisa semakin terangkat dalam setiap bidang,” tutur Adik.

Adik juga membuka peluang untuk ke depannya dalam bentuk kerjasama seperti ini dengan berbagai pihak. Harapannya, setiap kerjasama yang dilakukannya bisa berlanjut dan NPCI Kota Bandung sendiri sebagai wadah atlet atau wadah sarana bidang olahraga difabel bisa tersosialisasikan terus. Selain itu, difabel diakui keberadaannya tidak hanya terhadap masyarakat akan tetapi, juga pada jajaran pemerintah.

“Kami itu ada dan kami perlu perhatian bukan untuk dikasihani. Tapi, keadaan kita itu diakui semua pihak termasuk oleh pemerintahnya, dan kami mampu berperan aktif dalam banyak hal dan mampu bersinergi dengan siapa pun, selain memiliki se-gudang prestasi dari bidang olahraga,” pungkasnya.

Untuk menggandeng difabel dalam pembuatan video tersebut, Ultimate Organizer melakukan riset terkait istilah serta keberadaan orang-orang yang mengatas namakan dirinya difabel. Baik dalam bentukan organisasi maupun individual, yang akhirnya dipertemukan dengan NPCI Kota Bandung yang merupakan tempat untuk para difabel di bidang olah raga.

Ketertarikan untuk mengangkat isu difabel semula didasari oleh sebuah pertanyaan, ‘Mengapa masyarakat difabel dianggap remeh bahkan dibilang terbelakang?’ Kondisi itu yang memecahkan sekat untuk  menyamaratakan semua orang, menyatukan semua orang apa pun kekurangan atau keterbatasan yang dimilikinya.

“Kita mau semua memandang dengan baik apa pun keadaannya,” Kata Aldo (21) yang merupakan tim produksi pada pembuatan video tersebut.

Di akui Aldo, tujuan dari NPCI Kota Bandung juga sesuai dengan pemikiran timnya, yaitu  tidak melihat dari kekurangan orang melainkan menjadikan sebagai sebuah kelebihan. Melalui kegiatan ini, Ultimate Organizer memiliki harapan ingin menyatukan orang-orang dengan sebuah gim yang mengangkat isu tertentu seperti difabel, keluarga, dan lainnya.

Gim tersebut nanti bisa dimainkan semua orang dengan cara masing-masing, tanpa merasakan adanya kekurangan atau hambatan. Siapa pun mereka juga bisa main gim. Dengan NPCI Kota Bandung dalam versi video, juga pengenalan difabel pada orang-orang tentang bagaimana mereka memperjuangkan mimpinya melalui video tersebut.

“Harapannya ini jadi kesempatan, karena NPCI Kota Bandung memiliki stuktur organisasi yang sudah kuat. Orang-orang agar tahu difabel sendiri berusaha sekuat mungkin untuk mencapai impian mereka, harapan mereka dan tujuan mereka. Melalui gim ini mereka tidak dipandang sebelah mata, melainkan saling menghargai, menghormati satu sama lain,” papar Aldo.

Efek lain yang menjadi harapnya, dengan gim yang melibatkan difabel ini, menyuarakan apa pun kekurangan dan keterbatasannya terlihat atau tidak, sebetulnya orang itu punya kekurangan dan keterbatasan masing-masing. Dan mereka memiliki cara menyelesaikannya dengan baik, bukan malah menjatuhkan orang lain, bukan dengan cara menyakiti orang lain.

Orang-orang saat main gim itu akan paham, ternyata kekurangan dan keterbatasan itu bukan hanya dari fisik saja tapi dari mental. Dengan kondisi demikian, mereka pun tetap bisa berjuang dengan maksimal juga. Dalam gim tersebut siapa pun bisa terlibat. Difabel, nondifabel, bentuknya secara virtual semuanya bisa main dengan apa yang telah disediakan.

“Gim-nya rencana 21 November akan di launching-kan,” kata Aldo.