Terhambatnya Akses Lapangan Kerja Difabel di Irlandia

0
493

Penulis: Ita Harun

Newsdifabel.com – Sebagai kelanjutan dari pengenalan ‘Hukum Catherine’, hambatan sistemik yang lebih luas, yang tidak memungkinkan difabel untuk berpartisipasi dalam lapangan pekerjaan, perlu terus disoroti.

Masalah ini telah berlangsung selama bertahun-tahun dan telah dibawa ke tingkat parlemen dalam beberapa kesempatan dan melalui berbagai laporan. Hak untuk berpartisipasi dalam lapangan pekerjaan adalah hak asasi manusia berdasarkan Pasal 27 Konvensi PBB tentang Hak Penyandang Disabilitas.

Namun, jelas bahwa Irlandia gagal memenuhi kewajibannya sebagaimana dibuktikan oleh laporan negara Komisi Eropa baru-baru ini, yang mengungkapkan bahwa Irlandia memiliki salah satu tingkat pekerjaan terendah untuk difabel di Uni Eropa (26,2% dibandingkan dengan 48,1% pada tahun 2017).

Irlandia juga memiliki kesenjangan tertinggi antara nondifabel dengan difabel (45,1 poin persentase) dalam akses lapangan kerja. Hal ini mengakibatkan pengucilan sosial dan kemiskinan bagi banyak orang.

Tánaiste Leo Varadkar, Menteri Perlindungan Sosial, baru-baru ini menyatakan bahwa undang-undang baru tentang kerja jarak jauh akan memungkinkan difabel berpartisipasi dalam angkatan kerja pada persentase yang lebih tinggi daripada sebelumnya.

Namun, ini tidak mungkin jika aturan yang ada, tidak membuka ruang untuk semua orang mengakses bentuk pekerjaan apapun (paruh waktu, kerja kontrak, wirausaha, atau lainnya). Di bawah aturan saat ini, difabel tidak menerima upah minimum 350 euro per minggu sebagai biaya program dampak pandemi. Ini akan mendorong difabel dalam kemiskinan dan pengucilan sosial serta meminggirkan kelompok rentan.

Hambatan untuk berpartisipasi dalam segala bentuk pekerjaan tanpa kehilangan pendapatan dasar yang dibutuhkan seorang difabel. Aturan ini justru memunculkan diskriminasi lebih lanjut. Dengan tidak mengizinkan difabel mengakses lapangan kerja, maka sebenarnya akan menghilangkan kontribusi berharga yang dapat diberikan oleh difabel kepada masyarakat Irlandia.