Lahirnya Komunitas Blind Mom’s

0
557

Oleh: Tim Redaksi

[Bandung, 10 Agustus 2020] Dunia menyediakan banyak inspirasi bagi mereka yang sanggup mencari, meski banyak pula alasan untuk berhenti, tapi tidak bagi komunitas Blind Mom’s. Mereka adalah kumpulan perempuan-perempuan ibu difabel netra. Sudah berumah-tangga, memiliki suami, dan anak. Blind Mom’s sejak 24 Juli 2020 telah menjadi yayasan bernama Bunda Netra Mandiri.

Blind Moms, komunitas dengan anggota perempuan-perempuan difabel netra yang telah berumahtangga. Bertempat di sebuah rumah makan, di Kawasan Taman Kopo Indah II, kegiatan launching yayasan sekaligus peluncuran video klip theme song Blind Moms (We Are Blind Moms, We Are Happy Moms) dilaksanakan.

Video Klip Theme Song Blind Mom’s: We Are Blind Mom’s, We Are Happy Mom’s.

Acara pertama adalah pemaparan sejarah terbentuknya Blind Mom’s oleh Ai (Mam Dara) dan Nensi (Mam Rafjun). Mereka menuturkan bahwa awalnya Blind Mom’s hanya grup whatsapp saja. Dibuat pada akhir tahun 2016, grup whatsapp Blind Mom’s hanya beranggotakan empat orang. Di grup ini Blind Mom’s berbagi tips, trik, pengalaman, dan segala permasalahan yang dihadapi seorang ibu difabel netra. Mulai dari masak-memasak sampai mengurus anak. Tidak jarang grup tersebut hanya dijadikan tempat ngobrol ala emak-emak.

Seiring bergulirnya waktu, anggota grup bertambah. Blind Mom’s pun mempunyai program offline. Dengan berbekal keinginan dan harapan, Blind Mom’s mewujudkan cita-citanya.

Dihadiri beberapa tamu undangan, theme song Blind Mom’s dinyanyikan oleh seluruh jajaran pembina, pengawas, dan pengurus Bunda Netra Mandiri sekaligus menandai peluncurannya di kanal youtube Blind Mom’s. Lagunya diciptakan oleh Nenden Shinta, dinyanyikan oleh anggota grup Blind Mom’s via daring, mengingat masih dalam suasana pandemi.

Selain menyanyikan theme song, anggota Blind Mom’s pun membuat video klip secara daring.

Komunitas Blind Mom’s sekarang ditopang oleh para pengurus yang punya komitmen bersama. Secara keseluruhan, Blind Mom’s memiliki seorang pembina yaitu Neneng Sumardiah (Mam Tiara). Sedangkan sebagai Pengawas ada Ira Nurhayati (Mam Nadira) dan Nenden Shinta (Mam Aura).

Di jajaran pengurus eksekutif, posisi ketua dijabat oleh Popon S. Latipah (Mam Cika), Sekretaris: Ai Cahyati (Mam Dara) dan Neni S. Nuraeni (Mam Rafjun). Bendahara: Erni Garnia (Mam Gibran), Humas: Ely Kurnia (Mam Rafsen).

Dengan berdirinya Yayasan Bunda Netra Mandiri, seluruh jajaran pengurus berharap Blind Mom’s dapat bergerak ke arah yang jauh lebih positif. Tak lupa juga tentu usulan, kritik konstruktif, dan dukungan dari masyarakat sangat penting bagi Blind Mom’s untuk bisa terus berkembang dan memiliki kontribusi untuk teman-teman difabel, dan masyarakat secara umum.