Kesiapan NPCI Kota Bandung Menghadapi Porda Peparda 2022

0
313

Penulis: Agus Maja 

Newsdifabel.com — Pekan Olahraga Daerah Pekan Paralimpik Daerah (Porda Peparda) menjadi sebuah ajang untuk menyaring yang terunggul dari tiap provinsi dan kota/kabupaten menuju ajang nasional. Sehingga semua wilayah akan berupaya serius unjuk gigi menjadi yang terbaik. Gelaran Porda Peparda Jawa Barat akan dilaksanakan pada 2022. Para atlet dan pelatih telah mempersiapkan personel demi mengharumkan daerahnya masing-masing. Hal serupa dilakukan oleh NPCI Kota Bandung sebagai pembina para atlet difabel.

Kang Yadi Sofian selaku Sekretaris Umum NPCI Kota Bandung mengatakan, “Kita mempersiapkan pagelaran Porda satu tahun sebelum pagelaran dimulai dengan bentuk tim bayangan (seleksi). Pemerintah Kota Bandung sangat baik, target juara umum akan kita lakukan, sebab anggaran juga banyak kabupaten yang lebih besar dari Kota Bandung”.

Kang Cepi sebagai Divisi Pembinaan dan Prestasi NPCI Kota Bandung mengatakan, “Kami tengah melakukan pembinaan latihan persiapan meski dalam masa pandemi. Kita latihan seminggu dua kali tiap Selasa dan Sabtu, semua cabang olah raga latihan. Persiapan nonteknis kita belum lakukan sebab anggaran belum disepakati. Kita akan menurunkan 250 atlet untuk 12 cabang olahraga.”

Hingga saat ini jumlah atlet yang dimiliki oleh NPCI Kota Bandung sebanyak 273 atlet dari 12 cabang olahraga dengan klasifikasi difabel netra, difabel tuli, difabel grahita, dan difabel daksa. Kesulitan klasifikasi atlet difabel adalah menentukan jenis hambatan fisik karena atlet yang akan bertanding harus seimbang dengan persentase hambatannya.

Salah satu pelatih goal ball, Tri Nugroho mengungkapkan, “Tim akan melakukan latihan seperti biasa dan memaksimalkan potensi atlet yang kami miliki, serta diimbangi dengan peningkatan fisik. Selain itu kami akan meminimalisir kesalahan-kesalahan atlet ketika pertandingan nanti. Kami akan menargetkan satu emas dan satu perak. Kontingen yang akan kita bawa yaitu satu tim putra dan satu tim putri.”