Kata Novia tentang Jurnalisme Difabel

0
50

[Bandung, 27 Oktober 2019] Newsdifabel.com lahir memberikan warna baru dalam media massa. Bagaimana tidak? Media online yang berdiri pertengahan tahun 2018 ini menjadi salah satu media online yang mengangkat isu utama mengenai penyandang disabilitas.

Keunggulan yang dimiliki media online dimanfaatkan dengan sangat baik oleh para jurnalis di Newsdifabel.com dalam mematahkan stigma “lemah” yang diberikan kepada para penyandang disabilitas. Senada dengan Syarifudin dalam bukunya yang berjudul Jurnalistik Terapan, media online memiliki keunggulan yaitu bersifat up to date, real team dan praktis. Up to date karena media online dapat melakukan upgrade suatu berita atau informasi atau berita dari waktu ke waktu. Real time karena media online dapat langsung menyajikan informasi dan berita saat peristiwa berlangsung.

Dengan banyaknya tunas-tunas baru di ranah dunia online, Newsdifabel pun lahir menjadi media penyeimbang bagi media mainstream dalam isu disabilitas, infromasi yang diberikan merupakan informasi mengenai penyandang disabilitas yang tidak dibicarakan oleh media mainstream. Dengan demikian, Newsdifabel memberikan sudut pandang baru kepada masyarakat mengenai penyandang disabilitas.

Seperti media mainstream pada umumnya, Newsdifabel memiliki susunan redaksi. Di dalamnya terdapat redaktur pelaksana, editor, reporter, dan jurnalis yang dibagi ke dalam jurnalis foto dan wartawan. Juga kontributor yang turut membantu melakukan peliputan.

Lalu apa, sih, kebaruan “warna” Newsdifabel selain mengangkat isu mengenai disabilitas? Di Newsdifabel proses dalam pencarian isu, peliputan, penulisan, editing hingga tulisan yang dimuat di portalnya dilakukan oleh kawan-kawan jurnalis yang juga penyandang disabilitas.

Keresahan mengenai diskriminasi yang didapatkan oleh kawan-kawan jurnalis penyandang disabilitas, tumbuh menjadi semangat untuk melahirkan kebaruan karya, dan memberikan sudut pandang baru mengenai penyandang disabilitas.

Diharapkan ke depannya, Newsdifabel bisa menjadi benang merah bagi masyarakat yang sebelumnya memandang sebelah mata orang-orang penyandang disabilitas. Tak hanya itu, bagi penyandangnya pun bisa menjadi motivasi baru bahwa jika ada kemauan yang tinggi, alam pun bisa mendukung agar bisa tercapai.