Disabilitas Sosialisasikan UU Nomor 8 tahun 2016 dalam Muba Expo

0
379

Oleh: Hafis

[Musi Banyuasin, Sumatra Selatan, 7 Oktober 2019] Dalam rangka HUT Kabupaten Musi Banyuasin ke-63 banyak rangkaian kegiatan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin di antaranya menggelar Muba Expo di lapangan Randik Sekayu.

Tak mau ketinggalan untuk ikut berpartisipasi dalam menyemarakkan HUT Musi Banyuasin ke-63, para penyandang disabilitas yang terdiri dari organisasi Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), NPCI, dan SLBN Sekayu berkolaborasi untuk memperlihatkan hasil karya para penyandang disabilitas.

Pada pameran Muba Expo, banyak stan lainnya juga yang menampilkan berbagai inovasi terobosan serta hasil karya, baik berupa makanan maupun lainnya. Stan disabilitas dalam kesempatan tersebut menampilkan hasil karya berupa tas yang disulam secara manual dan rangkaian bunga unik yang sangat menarik.

Selain itu, para penyandang disabilitas memanfaatkan momen ini untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan menggunakan media brosur, spanduk hingga menampilkan materi sosialisasi di layar videotron.

“Ini pertama kalinya disabilitas dilibatkan dalam pameran Muba Expo. Di sini kami menampilkan dan menjual hasil karya kawan-kawan difabel berupa tas, bunga, dan lainnya. Kami juga memanfaatkan momen ini untuk menyosialisasikan apa saja hak-hak penyandang disabilitas sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 8 tahun 2016,” ungkap Wandi, anggota PPDI Muba saat ditemui di Stan, Rabu (2/10).

Dikatakanya, sosialisasi ini dilakukan atas dasar bahwa selama ini pemenuhan hak-hak terhadap penyandang disabilitas masih jauh dari harapan atau bisa dikatakan masih didiskriminasi.
“Dalam Undang-Undang Nomor 8 tahun 2016, semua sektor pemenuhan hak-hak secara jelas dan gamblang dijelaskan. Seharusnya, sesuai undang-undang, pemerintah wajib menyosialisasikan undang -undang ini,” cetusnya.

Maka dari itu, kami berharap upaya sosialisasi ini bisa diketahui dan dipahami oleh pemerintah, termasuk berbagi pengetahuan bagaimana cara berinteraksi dengan penyadang disabilitas. “Kami mengajak seluruh elemen mari kita wujudkan Muba Kabupaten yang ramah terhadap penyandang disabilitas,” imbuhnya. (Foto: Sudarman)