Betari Putri Andini Bernyanyi di Hadapan Presiden Jokowi

0
85

Oleh: Siti Latipah

[Jakarta, 29 Agustus 2019] Kesempatan. Ya, kesempatan. Satu kata itu menjadi diksi yang mampu membuat seorang perempuan difabel netra merasa begitu bahagia. Bagaimana tidak bahagia, berkat suara emasnya, Betari Putri Andini, mendapatkan kesempatan untuk tampil di Istana Merdeka. Betari didaulat untuk membawakan lagu Anganku Anganmu milik penyanyi kondang Raisya dan Isyana Sarasvati pada gelaran “Talenta Muda Bhineka Tunggal Ika” di Istana Merdeka, 24 Agustus lalu. Perempuan kelahiran kota kembang Bandung itu mengaku senang dirinya dapat bernyanyi di depan orang nomor satu di Indonesia.

“Saya seneng banget bisa tampil di hadapan Bapak Jokowi,” ktanya saat dihubungi tim Newsdifabel.com sesaat setelah acara berlangsung.

“Saya memang hobi nyanyi dari kecil. Cita-cita saya ingin jadi penyanyi. Tampil di panggung yang besar diiringi orkestra juga. Saya punya keinginan untuk tampil di istana (Red: Istana Negara), dan keinginan saya itu terwujud. Perasaannya tentu saja bahagia, seneng banget bisa buat keluarga bangga.” imbuh Betari dengan senyum manis yang tak lepas dari bibirnya.

Dukungan keluarga menjadi pondasi utama kiprah perempuan berjilbab itu.

“Keluarga selalu support biar cita-cita saya tercapai. Untuk hambatan yang paling nyata, sih, ya itu. Susah untuk dapat kesempatan. Terus, saya, kan, jarang kemana-mana, jadi, ya gitu deh.” tutur Betari.

Meskipun dirinya mengaku jarang kemana-mana, nyatanya perempuan dengan suara khas itu pernah mewakili Indonesia di ajang Blind Music Festival di Ciangmai Thailand 2015 yang lalu.

Betari pun pernah beberapa kali satu panggung dengan artis yang sedang naik daun, Yura Yunita. Penampilannya bersama Yura lah yang menjadi pintu gerbang menuju istana.

“Saya dihubungi Pak Hendar (CEO Newsdifabel.com) untuk ngisi acara Talenta Muda. Seneng banget pastinya. Dan saya berharap, pemerintah lebih memperhatikan bakat teman-teman disabilitas. Karena banyak di antara mereka yang talentanya lebih dari saya. Untuk teman disabilitas, agar jangan takut bermimpi, untuk punya cita-cita, dan jangan minder. Kalau untuk yang non disabilitas, saya berharap teman-teman dapat memberi luang, ruang dan waktu kepada kami untuk berkarya.” tuturnya panjang lebar.