Bakat Siswa Berkebutuhan Khusus di Cirebon

0
217

Oleh: Indra Rukmana

[Cirebon, 18 Mei 2019] Meski dengan kondisi yang berbeda dari siswa yang lainnya, para siswa difabel mengikuti ajang pengembangan bakat dan minat yang diikuti melalui kegiatan seleksi Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) ttingkat gugus-29 Kabupaten Cirebon yang berlokasi di SLBN Pangeran Cakrabuana, Kasugengan Kidul, Depok, Kab. Cirebon pada awal bulan lalu. “Jumlah SLB yang menjadi peserta ada 2 SLB negeri dan 12 SLB swasta, total 14 SLB yang mengikuti seleksi O2SN dan FLS2N untuk tingkat gugus-29,” ujar Tisna Rukhiyat yang juga selaku ketua panitia kegiatan O2SN dan FLS2N 2019 tingkat Kabupaten Cirebon.

Tisna pun menambahkan, bahwasannya pada kegiatan seleksi FLS2N dan O2SN ini akan diikuti oleh para siswa seperti difabel netra, difabel tuli, difabel grahita, difabel daksa, autis, dan siswa difabel lainnya. Sedangkan untuk kegiatan tersebut nantinya dibagi menjadi dua hari yaitu FLS2N di hari Rabu dan O2SN di hari Kamis. Adapun cabang FLS2N yaitu menyanyi tingkat SDLB, menyanyi tingkat SMP LB/SMA LB, MTQ tingkat SMP LB/SMA LB, melukis tingkat SD LB, melukis tingkat SMP LB/SMA LB, pantomim tingkat SMA LB, desain grafis tingkat SMP LB/SMA LB, menari tingkat SMP LB/SMA LB.

Sedangkan untuk O2SN yaitu catur difabel netra tingkat SMA LB, lari 80 meter tingkat SD LB, lari 100 meter tingkat SMP LB/SMA LB, bulutangkis tingkat SMP LB/SMA LB, balap kursi roda tingkat SMP LB/SMA LB, dan boce tingkat SD LB, SMP LB/SMA LB.
Di sela sambutan pembukaan seleksi FLS2N dan O2SN, Dewi Nurlaela selaku kepala kantor cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat wilayah 10 yang meliputi Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, dan Kabupaten Kuningan menuturkan bahwa KCD 10 mendukung program nasional dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Hal ini bermaksud untuk mencari bibit-bibit dan potensi yang dimiliki siswa difabel yang ada di wilayah Kabupaten Cirebon. Semoga di antara mereka ada yang bisa melanjutkan ke tingkat nasional.

Hadir pula di kegiatan pembukaan FLS2N dan O2SN yaitu kepala Direktorat Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Sanusi, yang berharap dari ajang kegiatan ini para siswa difabel bisa mengharumkan nama sekolah dan Kabupaten Cirebon, ke tingkat Provinsi, bahkan sampai ke tingkat nasional. Sanusi juga berpesan kepada para peserta agar bisa menjaga kondisi kesehatan agar bisa bertanding dalam kondisi yang baik, dan juga menjunjung sportifitas.

Zharfa Nursabrina (14) yang juga sebagai salah satu peserta lomba menyanyi tingkat SMP LB/SMA LB dari kontingen SLB A Beringin Bhakti menuturkan kepada Newsdifabel.com, bahwa di tahun ini dia berharap bisa meraih juara di tingkat Provinsi Jawa Barat mewakili Kabupaten Cirebon.

Di waktu yang berbeda, Kamis (2/5) setelah kegiatan tersebut selesai, salah satu ketua kontingen O2SN dari SLB A Beringin Bhakti, Subada, mengatakan, “Alhamdulillah peserta dari SLB A Beringin Bhakti dapat menjadi juara semua dari cabang menyanyi tingkat SD LB (Halima), SMP LB/SMA LB (Zharfa Nursabrina), dan cabang catur (Fachri Ali) yang masing-masing mendapatkan juara pertama untuk tingkat Kabupaten Cirebon. Subada pun berharap agar peserta didiknya untuk berlatih terus dan bisa mengharumkan nama SLB A Beringin Bhakti, bukan hanya di tingkat Kabupaten, tetapi juga ke tingkat nasional.